3 FAKTOR YANG HARUS DI PERHATIKAN AREMA

arema

3 FAKTOR YANG HARUS DI PERHATIKAN AREMA

Sbobetmalay.com –  Arema melayani Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Jumat (12/4/2019), dalam leg ke-2 final Piala Presiden 2019. Kelebihan dua gol tandang serta mainkan pertandingan ke-2 di kandang membuat Arema begitu difavoritkan untuk dapat jadi juara. di sini sbobetmalay memprediksi bola Arema akan menang 2-1 atas persebaya surabaya. Segera daftarkan taruhan s b o b e t 88 anda sekarang juga di sbobetmalay

Hasil imbang 2-2 pada pertemuan perdana final Piala Presiden 2019 membuat kans Arema FC untuk juara semakin besar dibandingkan Persebaya Surabaya. Tetapi, Singo Edan pun tidak bisa lengan pada laga leg ke-2 final Piala Presiden 2019 yang ditayangkan Indosiar.

Berkaca pada tampilan pertandingan Arema FC dari leg pertama final Piala Presiden 2019, Singo Edan bermain mengagumkan. Walau kebobolan dua gol, Hamka Hamzah dkk. bisa memberi perlawanan pada tuan-rumah serta pulang dengan hasil yang termasuk positif.

Berdasar pada statistik yang launching Labbola, Arema FC memang kalah dari catatan perebutan bola, 43 % berbanding 57 % punya Persebaya. Tetapi, Singo Edan menunjukkan bisa membukukan sepakan mengarah gawang yang semakin banyak. Arema FC enam kali memperlancar sepakan ke gawang Miswar Saputra, dengan dua salah satunya menghasilkan gol.

Tetapi, Persebaya pun tidak bisa disepelekan. Dengan statistik Persebaya cukuplah efisien. Dua tendangan mengarah gawang Kurniawan Kartika Ajie serta semua sukses masuk. Dengan statistik, dapat dibuktikan Singo Edan lebih yakin diri dalam bangun serangan.

Akan tetapi, Arema harus tetap siaga. Kekeliruan fatal bila Persebaya sukses cetak gol serta mencetak kemenangan tipis di Stadion Kanjuruhan. Ya, Persebaya memang perlu kemenangan menjadi juara Piala Presiden 2019, serta kemenangan 1-0 pun cukuplah untuk mengamankan titel juara itu.

TERLALU BERGANTUNG KEPADA PEMAIN KONATE

Makan Konate ialah pengontrol serangan, nyawa permainan, sampai juru gedor Arema FC di Piala Presiden 2019. Semuanya dikerjakan oleh pemain dari Mali itu dengan baik.

Sampai leg pertama final diadakan, gelandang berumur 27 tahun itu sudah membukukan empat gol, sejajar dengan catatan dua striker Arema FC, Dedik Setiawan serta Ricky Kayame.

Walau demikian, Arema FC tidak bisa tergantung penuh pada Konate. Ditambah lagi, kalau bekas pemain Persib Bandung itu dijaga erat pemain Persebaya waktu berlaga di Kanjuruhan. Singo Edan butuh mengoptimalkan kekuatan pemain lainnya untuk merubah jalannya laga.

Untungnya, Arema FC miliki beberapa pemain berkualitas. Masih tetap ada Dedik serta Ricky yang bisa dihandalkan. Tusukan dari Dendi Santoso serta Hendro Siswanto juga bisa mengagetkan tim lawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *