MANCHESTER UNITED KALAH,SOLSJAER PROTES WASIT

MANCHESTER UNITED KALAH,SOLSJAER PROTES WASIT

Sbobetmalay.com – Kemarin  malam 10 Maret 2019, Manchester United kalah di kandang Arsenal. Yang dimana Merupakan musuh utama dalam persaingan gelar premier league.

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer memprotes tekad wasit untuk memberikan penalti kepada Arsenal. Gol pertama Arsenal diciptakan oleh Granit Xhaka dengan tendangan jarak jauh.

selain itu gol kedua mereka diciptakan oleh Pierre-Emerick Aubameyang melalui titik penalti. MU dimaksudkan untuk menang dalam pertandingan itu. Karena pada pertemuan awal di Emirates Phase di arena Piala FA, mereka bisa menang 1-3.

prediksi bola jitu 10 & 11 Maret

Namun ternyata peluang ini berbeda dengan pertemuan awal. Arsenal bisa menang lagi dengan skor 2-0. Manajer sementara dari Norwegia kemudian menyoroti tekad wasit untuk memberi Arsenal penalti. Dia tidak merasa Fred melanggar Alexandre Lacazette.

Dia juga menyebutkan bahwa wasit kemudian akan menyesali keputusannya atas keputusan tersebut, setelah meninjau ulang keputusan itu. “Wasit akan sedih ketika dia menatapnya karena saya pikir itu bukan penalti,” kata Solskjaer. “Kami hanya harus bekerja sampai akhir, tetapi kami tidak benar-benar melakukannya dan itu adalah salah satu dari hari-hari di mana Anda harus mempersiapkan diri. Kami memiliki pertandingan melawan Wolves di perempat final Piala FA dan itu adalah besar permainan untuk dinanti, “katanya.

Dari pihak arsenal juga merasa ini merupakan sebuah keuntungan yang bagus. Namun dalam hal ini Unai Emery juga memberikan tanggapan yang berbeda. Jelas Fred emank melanggar Lacazette di area terlarang. “keputusan wasit adalah benar memberikan hadiah pinalti kepada arsenal”.

PERAN INISIATIF ARSENAL 

Para punggawa arsenal sudah memberikan wanti wanti melalui berita mereka akan bermain menyerang dan mencuri poin di laga kandang mereka.

Menurut Media Bola Souness, pemicu kekalahan MU terlihat demikian jelas, yaitu permainan yang tidak mengalir. MU pada pertandingan itu bukan seperti MU dalam beberapa minggu paling akhir, serta gelandang mereka jelas kalah kelas dari gelandang Arsenal yang bermain lebih mengalir.

 

banner

“Arsenal mengawali laga dengan baik serta ambil ide untuk menyerang. MU seringkali berhenti selama pertandingan. Ini bukan MU yang kita lihat dalam beberapa minggu paling akhir, serta pemicu pentingnya ialah posisi tengah yang kewalahan dalam menjaga ,” kata Souness.

“Fred, Matic, Pogba tidak dapat mendekati gelandang-gelandang Arsenal yang bermain menyerang. Saya pernah mengkritik [Granit] Xhaka tapi ia tampil mengagumkan ini hari. Ia bermain seperti senior pro.”

Bisa jadi Xhaka adalah pemain terbaik di pertandingan malam ini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *